Meet ‘n Greet Andrea Hirata
Tepat pas triple seven, tanggal 7 bulan 7 tahun 7, aku ketemu sama pengarang novel tetralogi Laskar Pelangi. Walau sehari sebelumnya abis nggendong Arya selama perjalanan Solo-Bandung, rasa pegel-pegel yang masih tersisa dilupain aja..demi dapat tanda tangan dan foto bareng beliau yang sangat nyastra (hayah … bahasa apa pula ini..maksudnya..sastra banget gito..).
Andrea Hirata Seman adalah si Ikal yang diceritakan dalam buku-bukunya. Ia berpendidikan S1 dari Universitas Indonesia dan S2 dari Sheffield Hallam University, Inggris. Bahkan dia sempat juga melakukan riset di Universite de Paris, Sorbonne, Prancis. Saat ini beliau bekerja sebagai karyawan Kantor Pusat PT Telkom Bandung.
Sebenarnya awalnya nggak terlalu antusias buat datang ke Paris Van Java di Sukajadi, buat ketemu beliau. Jujur aja (saat itu) aku belum baca novel kedua dan ketiganya (Sang Pemimpi dan Edensor). Masalahnya masih trauma dengan novel pertamanya..yang menurutku bahasanya terlalu “berbunga-bunga”. Bisa jadi karena aku nggak biasa baca novel yang penuh dengan hiasan metafora dan yang paling bikin aku setengah hati menyelesaikan baca Laskar Pelangi adalah, si om Andrea Hirata ini banyak banget pake istilah-istilah asing yang aku nggak paham sama sekali (mungkin juga buat kebanyakan orang lho! Ngeles dot com
).
Tapi sahabatku, Era, bilang, kalau di novel kedua dan ketiga-nya teknik penulisannya sudah diperbaiki dan bagus banget ! Mampu menggugah semangat, ada cerita sedih dan ada juga kocaknya. Apalagi Sang Pemimpi jadi best seller juga, bahkan cetak ulang hanya dalam waktu 10 hari. Wuih..top banget ! Termakan hasutan bu dokter gigi tersebut, jadilah datang ke acara Meet ‘n Greet Andrea Hirata dan Riri Riza di Mall Paris Van Java, Bandung. Hasil minimal yang aku harapkan adalah bertemu dengan sosok yang berani bermimpi, begitu teguh memperjuangkan mimpinya dan berhasil !
Bagi yang belum baca novel-novel tersebut, aku certain dikit ya. Novel pertama adalah Laskar Pelangi. Di sini Andrea Hirata bercerita tentang perjuangan dirinya dan teman-temannya untuk besekolah SD. Sekolah SD yang sudah hampir ditutup dan bangunannya yang hampir roboh. Dalam novel ini pula diceritakan sosok guru yang sangat bersahaja dan berjasa, yaitu Ibu Mus.
Novel keduanya adalah Sang Pemimpi. Sang pemimpi adalah sebuah lantunan kisah kehidupan yang memesona dan akan membuat Anda percaya pada tenaga cinta, percaya pada kekuatan mimpi dan pengorbanan. Tampak komikal pada awalnya, selayaknya kenakalan remaja biasa. Arti perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dikisahkan oleh dua orang tokoh utama dalam buku ini, Ikal dan Arai.
Selain ada Andrea Hirata, ada juga Riri Riza yang bakal menyutradarai film Laskar Pelangi ini. Tau sendiri dong kualitas dan idealisnya Riri Riza dalam pembuatan film. Jadi selain untuk tujuan komersil, film Laskar Pelangi ini nantinya juga ditujukan untuk film berkualitas festival. Plok..plok..plok..tepuk tangan untuk anak Belitong ini. Salute !
Nah ini dia hasil ngantri bersama 2 krucil-krucilku. Hopefully, someday aku juga bisa bikin novel sebagus dan selaris yang dibuat om Ikal ini. Amin.


Ass..
Bagus prestasi mikak…kiape dimane kite dapat ngelakar ye?
Aku de Universitas Kebangsaan,Fak.TI, Informatika
Salam buat keluarge?
Wassalam
Comment by bijul — October 16, 2007 @ 7:08 am